header image
 

Thanks for visiting my home…

Selama tiga hari ini, dari hari kamis sampai sabtu kemarin, rumah saya dapat kunjungan dari beberapa kawan saya dan istri. Hari kamis yang lalu, tiga kawan istri (plus suami dari salah satu kawan istri saya) berkunjung untuk bertemu dengan istri sekalian melihat anak kami. Semuanya adalah kawan istri saya semasa SD dulu di jakarta, mereka tinggal di sana. Beruntung ada long weekend, akhirnya kunjungan bisa terlaksana, padahal rencananya sudah dari jauh-jauh hari setelah anak kami lahir. Dua kawan istri saya, cewek dua-duanya, menginap selama dua hari di rumah. Lumayan rumah jadi tambah rame. Sabtu tadi pagi belum sempat pamitan, karena saya harus futsal. Maaf ya… Terima kasih telah berkunjung menemani istri saya, Neng Dian dan Marita. Terima kasih atas hadiah cantiknya juga. Ditunggu upload-an poto-potonya syifa bersama aunty-auntynya (di facebook ) :)

Anting, hadiah cantik dari Aunty Dian dan Marita

Anting, hadiah cantik dari Aunty Dian dan Marita

Sepulang dari futsal, siangnya dapat telepon, ternyata kawan-kawan kuliah dulu lagi pada kumpul di Bandung. Kebetulan ada kawan yang sabtu ini menikah juga. Sorry cahyo, ga datang ke resepsinya nih. Saya doakan semoga pernikahannya diberkahi 4JJI dan menjadi keluarga sakinah mawaddah warohmah. Amin. Sore harinya rumah dikunjungi oleh kawan-kawan saya tadi. Hadiahnya banyak. Syifa… ini dia Om-om mu yang udah pada gendut2 datang. Masa mau kasih hadiah buat syifa tanya dulu sama Papa. Dasar cowok HIMAFI… he he he. Tapi thanks ya bro…. Foto-fotonya di upload euy…

Hadiah dari Om-om Himafi 2K

Hadiah dari Om-om Himafi 2K

Yeahhh!!!

I always wrong… You always right.

Sip lah…

Take this world!  That is what you want?!!!

Sentimen Malam Ini…

Menonton berita-berita pekan ini sungguh sangat menyebalkan. Porsi berita yang ditampilkan sangat tidak seimbang. Monoton. Tidak Adil! (Dasar Media!, demi rating atau tuntutan kejar tayang?). Dua Kasus yang lagi mencuat pekan ini adalah seputar kasus pernikahan orang tua -anak kecil (baca: Syekh Puji dan Ulfa) dan satu lagi mengenai eksekusi tiga orang pelaku bom Bali 1. Lumayan lah ada bahan pelampiasan plus sentimen he he he

Sentimen 1

Saya sungguh sebel banget sama salah satu institusi yang katanya Komisi “pelindung anak” dan beberapa artis yang diwawancarai seputar kasus kiai-ulfa ini. Tentang komisi perlindungan anak ini, kenapa sih mereka ngurusin hal ini serius banget padahal hanya tentang “menyelamatkan” SATU anak perempuan saja? Padahal menurut saya mereka seharusnya lebih memikirkan bagaimana nasib jutaan anak jalanan (laki2 dan perempuan) yang jelas-jelas terancam masa depannya yang kian hari memadati perempatan-perempatan lampu merah dan rentan terhadap perkosaan, pembunuhan, dan yang lebih mengerikan adalah penjualan anak perempuan di bawah umur. Ada apa sih dengan mereka?!. Padahal si Ulfa ini sudah menyatakan kesediaannya menikah dengan si Kiai ini yang sudah siap bertanggung jawab terhadap keselamatan si Ulfa seumur hidupnya. Toh jika niat dan tindakan si Kiai ini NGGA BENER pasti akan menuai akibatnya sendiri. Malahan Institusi ini sampai berniat misahin seorang anak dengan ibunya segala? sama siapa lagi si anak minta perlindungan kalau bukan sama ibunya? Jahat Kali kau ini…

Satu lagi, mengenai komentar beberapa selebritis yang sungguh aneh (lucu sih tepatnya… he he he). Mereka hanya memandang dari rasa kasihan berdasarkan cara pandang egonya saja. Mereka pikir bahwa si Ulfa keadaanya seperti mereka yang sukanya main, ngegosip, shopping, ngedugem, dan kegiatan2 hedonis lainnya. Lucunya lagi sesekali terucap dari mulut mereka kutipan “ayat” agama dan kata-kata “Allah mengajarkan bla bla ” padahal mereka sendiri sedang melanggar perintah “Tuhan”nya sendiri dengan memamerkan putihnya punggung dan belahan dada mereka. hi hi hi

Tidak Tahu Ah, Gelap!… :-)
Sentimen 2

Kedua, tentang kasus Eksekusi pelaku bom Bali 1 sama sekali tidak menemukan sentimen sebelah mana. Saya malah kepikiran anak2 yang ditinggalkan oleh para pelaku Bom Bali ini sementara media TV sudah terlalu banyak memberitakan tentang ayah2 mereka. Saya tidak tahu perasaan si anak jika menyaksikan berita ini, tentang betapa “kebencian” telah merenggut nyawa ayah mereka (orang yang mungkin mereka sayangi).

Bagaimana ya hidup si anak jika sudah besar nanti? Semoga banyak cinta yang dicurahkan kepada si anak oleh pemimpin negeri ini sehingga tidak ada dendam yang mesti tercipta.

Save The Human… Save the World

As I Am

Dream Theater - As I Am

Don’t
Tell me what’s in
Tell me how to write
Don’t tell me how to win
This fight
Isn’t your life
It isn’t your right
To take the only thing that’s
Mine

Proven over time
It’s over your head
Don’t try to read between the
Lines
Are clearly defined
Never lose sight of
Something you believe in

Takin’ in the view from the outside
Feeling like the underdog
Watching through the window I’m on the outside
Living like the underdog

I’ve been trying to justify you
In the end I will just defy you

To those who understand, I extend my hand
To the doubtful I demand, take me as I am
Not under your command, I know where I stand
I won’t change to fit your plan, Take me as I am

As I am

Still
Running uphill
Swimming against the current
I wish I weren’t so
Fucked
Feels like I’m stuck
Lost in a sea of mediocrity

”Slow down,
You’re thinking too much
Where is your soul?”
You cannot touch
The way I
Play
Or tell me what to say
You’re in the way
Of all that I believe in

Takin’ in the view from the outside
Feeling like the underdog
Watching through the window I’m on the outside
Living like the underdog
I’ve been wasting my breath on you
Open minds will descend upon you

To those who understand, I extend my hand
To the doubtful I demand, take me as I am
Not under your command, I know where I stand
I won’t change to fit your plan, take me as I am

FPI vs Playboy

Ini obrolan waktu ngopi ma temen :

        Sungguh lucu, ketika FPI berusaha ngotot untuk menutup penerbitan majalah PlayBoy Indonesia. Ko, yang digugatnya malah pemimpin redaksinya, bahkan pengecer pun diobrak-abrik, kan Itu TOLOL. Kalo emang mau menggugat seharusnya instansi yang mengeluarkan izin penerbitan majalah itu lah. Kalo pemimpin redaksi bersalah mungkin majalah itu dilarang terbit, tapi nanti bakal ada majalah-majalah lain yang sejenis misalnya PlayMan, PlayGirl, atau play-play lainnya.

Apa hanya karena majalah itu mengadopsi dari Amerika?

Padahal masih banyak koran, Tabloid, atau majalah dalam Negeri yang tidak berbeda dengan majalah Playboy. Kenapa yang buatan dalam negeri dibiarkan saja ???! (Lokal gitu lho… hehe)

hehehe…. Sungguh Lucu.

Indonesia … Negeri penuh hiburan. :)

Tuhan Ada di mana-mana …

Ya… Tuhan Ada dimana-mana.

       Kalo di zaman sekarang kaya gini masih ada orang yang mencari-cari Tuhan kayanya ga akan sulit. Liat aja peristiwa-peristiwa yang terjadi di sekitar kita sekarang -sekarang.

  • Ketika seorang membunuh seorang yang lain hanya karena suatu kesalahan yang tidak seberapa. Dorrr … one man dead. Ya itulah TUHAN… ia sedang berperan sebagai Al Mumiitu (Yang Mematikan) atau Al Muntaqim (Yang Menyiksa).
  • Ketika seorang berpendapat bahwa dirinya paling benar atau mengklaim orang lain salah. Ya  itulah TUHAN … Ia sedang memakai topeng Al Haqq (Yang Benar).

dan masih banyak lagi.

so, buat kamu yang masih nyari-nyari Tuhan. Ga Sulit Kok ??

Tenang aja Tuhan Ada di Mana-mana.

=))

The Similarity of Playing

Homo Ludens… Manusia adalah makhluk yang bermain. Begitulah istilah yang diberikan oleh Johan Huizinga tentang manusia. Menurut saya terdapat dua hal yang berbeda yang merujuk pada perilaku manusia.

  • Bermain

Inilah kegiatan manusia yang memiliki landasan bertindak dan bertugas sesuai dengan petunjuk atau pedoman tertentu seperti norma, etika, atau agama. Seperti halnya kalau kita main futsal ada posisi striker, tugasnya adalah mencetak gol. playmaker tugasnya mengatur serangan, dan seterusnya.

  • main-main

Yang satu ini, adalah perilaku manusia yang tidak terikat atau mengikatkan diri pada kaidah atau apapun lah. menimbulkan kesan tidak serius atau becanda. Ya have fun aja… Dalam arti yang lain, berarti tindakan manusia hanya berlalu tanpa makna.
Kedua hal itu bisa berlangsung bersamaan atau bahkan menjadi bias dalam kenyataannya, tergantung sampai sejauh mana kita memahami hal tersebut.

Dengan perilaku manusia ini, kehidupan menjadi seperti sebuah panggung sandiwara (begitulah klo kata Achmad Albar …hehe), ada yang menjalani peran dengan semestinya, ada juga pemeran yang ga jelas (ada atau tidaknya orang seperti ini tidak memberi pengaruh terhadap jalanya sandiwara, bahkan ia sendiri tidak tahu kenapa ia berada di panggung).

Atau kalo dari mp3 yang sering saya dengerin We All Need Some Light disebutkan : Man It’s All just A Circuss. Ya… Sungguh menghibur. Saya sering ketawa kalo lihat perilaku manusia zaman sekarang apalagi kalo nonton televisi (kegiatan sehabis wisuda) banyak tontonan yang menghibur mulai dari pejabat, artis, dan yang lainnya. Aneh dan lucu … :D

Yah … Mungkin hidup emang begitu. Hidup Adalah darma wisata (hehe…)

atau kalo menurut Allah SWT

"Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau semata … " (Q.S Muhammad 47:36)

Wallahu ‘Alam

Transatlantic - We All Need Some Light

Transatlantic - We All Need Some Light

Some people think

Think they have none

They might as well stay down

Running in circles

Like bulls in a ring

‘Til the sword finds it’s way down

While the creep beats the rap on appeal

And the cop who can’t stop

Shows the kids how to steal

[CHORUS]

And we all need some light now

We all need some light now

Yes, we all need some light now

Turn on your light

And wash the darkness away

Hey you on the brink

Waiting to fall

To become human surplus

The movie’s still shooting

You might still get the roll

And man it’s all just a circus

But the clown left town long ago

Maybe he’ll come back and give us a show

[CHORUS]

And we all need some light now

We all need some light now

Yes, we all need some light now

Turn on your light and wash the darkness away

[SOLO]

[CHORUS to end]

Oh Lord


You don’t have to move that mountain
Just help me Lord to climb it
You don’t have to move that stumblin’ block
Just show me the way around it

Go Blog

Saatnya untuk Nge-Blog …

Wellcome to wadux worlds